Kehandalan Kilang dan Safety First Kilang
Operasi Kilang Itu Utamanya ‘Kehandalan Peralatan’ dan ‘Safety Concern’, mengingat yang diolah adalah “Bahan Bakar Minyak dan Gas” mudah terbakar. Kondisi Operasi Memerlukan Pekerja terlatih, paham safety, mengingat yang dikelola “minyak bumi” mudah terbakar diproses dengan peralatan yang memerlukan “Panas (ada api), ada furnace”, ada “Oksigen dari udara” . Bila 3 komponen ini bertemu (Segitiga Api), akan terjadi api atau terbakar. Budaya Kerja “Selalu Waspada”, “kontrol teliti”, saling bantu dan saling mengingatkan.
Unir Proses Kilang
CDU – Unit Proses Pemisah Fraksi Crude Pertama Kilang
Unit Distilasi – CDU posisi sebelum unit lain, Unit Proses hidrokraking, Reforming, Hidrotreating, FCC/RFCC ataupun bleding Unit.
Proses Distilasi, Crude dipanaskan, uapkan pisahkan. Tetapi dalam operasinya, utamanya aksi penyeimbangan termodinamika yang dinamis.
Unit Distilasi memisahkan:
- Perolehan LPG
- Kualitas naphtha untuk unit reforming
- Fraksi minyak tanah
- Gas oil untuk konversi hilir unit
- Stabilitas residu vakum
Sedikit perubahan pada: Suhu titik potong (cut point) Tekanan kolom, Rasio refluks, Suhu keluaran tungku, dapat mempengaruhi margin kilang secara signifikan.
Yang membuat kendali distilasi penting bukan hanya menjaga kesetimbangan fasa —melainkan integrasi dari: Rangkaian, pengaturan keseimbangan panas,
Optimasi pompa-refluks
Efisiensi tray/packing,
Kontrol konsumsi energi,
Operasi stabil di bawah variasi minyak mentah
Perpipaan bukan hanya tentang menjalankan unit.mIni tentang terus-menerus mengoptimalkan pemisahan frkasi sambil memaksimalkan profitabilitas. Setiap barel yang diproses adalah kombinasi dari termodinamika, hidraulika, dan disiplin operasional.
Setelah CDU Sebagian dialirkan ke Secondary Unit Process. Vacum Destilasi, CCR/PlatForming, Hydrocracker dan FCC / RCC / RFCC dan productnya masuk Pool untuk Belding. Sebelum Unit Blending, sebagiaan dialirkan ke berbagai unit atau Kolom perbaikkan kualitas seperti Treating, Separasi gas, dan ada absorbsi tertentu.
FCC / RCC / RFCC (Residue Fluid Catalytic Cracking Unit)
Unit proses pengolah feed long residu, minyak berat sisa (bottom product) Crude Destilation Unit (CDU) kilang, dan VGO (Vacuum Gas Oil) dari Vacuum Destilasi Unit (VDU) yang bernilai ekonomi rendah untuk jadi produk lebih bernilai ekonomi tinggi.
RFCC merengkah feed menjadi fraksi ringan (gasoline, LPG, Propylene, fuel gas dan LCO/DCO untuk komponen diesel dan marine fuel oil)
Fleksibilitas operasi cukup tinggi. Bila ingin lebih banyak gasoline, propylene dan LPG, mode operasi diarahkan melalui mengatur suhu proses cracking dan optimalkan pengaturan regenerasi katalis.
Diperlukan kerjasama dengan katalis vendor. Pemilihan katalis bisa diarahkan sesuai karakter feed, bisa ada improvement lanjut. Kerjasama dengan katalis vendor bisa merubah pola operasi dan mode produk dinginkan. Design improvement katalis yang konvesi rfcc bisa mengurangan offgas, beralih ke lebih banyak light hydrocarbon atau propylene content. Bantuan analisa dan riset vendor katalis dapat diteliti kemungkinan tersebut.
RFCC, RCC, FCC merupakan unit proses yang serupa walau tidak sama. Walau proses licensor berbeda.
FCCU merupakan unit similar dengan RCC dan RFCC
Unit RCC dan RFCC adalah pengembangan dari FCCU, yaitu teknologi dari fluid catalityc cracking atau perengkahan Butiran Oil dalam aliran katalis panas yang bergerak (Bagaikan fluida atau fluidize) di reaktor FCU / RCC /RFCC.
Perubahan yang zaman ke zaman dari catalylic cracking berawal dari kajian fix bed catalyst di pipa, berubah jadi di reactor dengan riser dan cylone dengan catalyst yang bergerak (fluid) kemudian catalyst yang bergerak dipisah dari fluid pada cylone reactor.
Katalis dipisah dan diregenerasi dalan ruang tersendiri (Regenerator, semula 1 stage, kini 2 stage). Sejak itu berkembang Reactor dan Regenerator FCU, Jadi FCCU, RCC dan RFCC. Reactor dan Regenerator dikembangkan untuk mendapatkan reaksi paling efektif dan efisien, dengan teknologi katalis yang juga berkembang terus.
Maka untuk Unit berbeda, dan Process Licensor, akan ada perbedaan design alat, kondisi operasi dan kualitas serta struktur peralatan, serta instrumentasi. Walau Inti nya adalah Reaksi semprotasn (Oil panas feed jadi butiran) ketemu Katalis panas pasca regenerasi, kontak beberapa detik, terjadi “Proses perengkahan secara reaksi katalitis”
Semua Unit harus dipelajari kondisi dan persyaratan operasi sesuai design untuk area tugas masing masing.
Sebelum Lanjut – Selingan Safety
Safety Concern Kilang
“Segitiga Api”
Safety First Kilang
Operasi Kilang Itu Utamanya Budaya Safety “Safety Concern” Bahan Yang diolah Bahan Untuk menjadi “(1) Bakar Minyak dan Gas“ mudah terbakar. Kondisi Operasi Memerlukan “(2)Panas (ada api)“, ada “(3)Oksigen dari udara“ dan bila 3 komponen ini bertemu (Segitiga Api Ketemu), akan terjadi api atau terbakar.
Budayakan Kerja Selalu Waspada, kontrol dengan teliti serta saling bantu dan saling ingatkan.
Teknologi FCC / RCC / RFCC
RFCC, saat training operasi, perlu diperkenalkan ‘data design peralatan RFCC – data operasi, cara operasi” untuk bisa mengoperasikan secara baik dan aman. Dibangun team work untuk saling bantu kerja 7×24 jam berkesinambungan
Agar operasi RFCC handal, para pekerja perlu memahami:
Rangkaian pipa, equipment, instrumentasi (PFD & PID) dan hafal tata letak alat, line-up
‘Sarana Peralatan Proses’ serta pelajari system kendali peralatan detail yang terpasang di kilang.
Kenali Peralatan Khusus Proses RFCC :
1. Reactor RFCC,
Riser dan Feed Nozzles, Cyclone Rx, Stripper internal Rx, cara kerja proses cracking dan pengendalian operasi
2. Regenerator RFCC adalah Alat Regenerasi katalis dengan di Fluidisasi panas sambil dibakar coke catalys di Regen RFCC. Pemanas catalyst saat start-up dibantudengan air preaheater dan ‘Torch Oil gun’ di Upper / Lower Regen serta kendali operasinya. Internal regenerator dilengkapi cyclone dan deepleg regenerator.
3. Slide Valve, pengendali sirkulasi catalyst dan tekanan Rx-Rg kenali bentuk luar dan internal semua peralatan dan fungsi, spesifikasi design operasi dan batasannya.
4. Air distributor regenerator – Upper & Lower Regen
- 5. Riser & Feed Nozzle (Reactor), dan rangkaiannya
- 6. Catalyst Hopper dan tata cara transfer dan withdrawal, beserta peralatan bantu internal dilengkapi bentuk dan info design batas maksium operasi yang aman.
- 7. Info Basic design batasan suhu operasi peralatan untuk sejak pemasangan, pemanasan awal dan operasi normal dan maksimum aman operasi, variable design media operasi serta daya tahan peralatan – terhadap tekanan, beban katalis, suhu serta hal yang boleh dan tidak boleh agar aman operasi.
- 8. Kenali katalis handling prosedur, dan pemilihan Katalis yang sesuai dan karakteristik teknologi katalis yang digunakan untuk proses konversi yang sesuai.
- 9. MAB. Main Air Blower, info design, batasan operasi dan tata cara operasi sejak pertama kali dipasang sampai beroperasi normal. Prosedur terkait emergency.
- 10. Variable operasi dan parameter untuk disetiap peralatan lokasi peralatan dalam kaitan kendali kehandalan peralatan sejak saat pengoperasian awal.
- 11. Instrumentasi detail setiap peralatan dan cara kerja pengendaliannya. – Kendali setiap peralatan, dan tata cara operasi, pemeliharaan serta trouble shooting.
- 12. Kendali saat emergency setiap peralatan atau seluruh unit agar bisa eergency shut-down aman siap re-startup kembali.
- 13. Tatacara CSU atau Commissioning, Start-Up dan Normal Operasi.
- 14. Material yang di proses: Spesifikasi Feed, Intermedia product, finished product
- 15. Katalis RFCC. Spesifikasi Fresh Cat, Eq-Cat, Spent Cat serta Carbonated Cat to be regenerated dan handling in case of emergency. Alat bantu Cat Withdrawal dan make-up Catalyst sampai hal hal yang yang perlu dijaga bila berada dalam regenerator mencegah kerusakan regen dan katalis.
- 16. Main Column RFCC penerima hasil cracking outler reaktor dan tata cara operasi. Kenali batasan design dan gambaran internal untuk handal operasi
- 17. WGC. Wet Gas Compressor sebagai sarana bantu Overhead Control Main Column dan / atau sebagai pendorong serta menaikkan tekanan downstream unit RFCC – yaitu unit Pemisahan Unsaturated gas, condensate, fraksi ringan LPG mix, Naphta dan Offgas/ Fuel gas.
- 18. Tahapan Start-up dan shut-down.
- 19. TA dan Pemeliharaan Rutin
- 20. Pola pengawasan, pada rutin operasi dan pada waktu start-up
- 21. Lain Lain1
